Pelatihan BTCLS 2026–2027 dengan SKP Kemenkes
Pelatihan BTCLS 2026–2027
Kondisi kegawatdaruratan dapat terjadi kapan saja, kepada siapa saja, dan di mana saja. Situasi tersebut membutuhkan kesiapsiagaan serta kemampuan tenaga kesehatan dalam melakukan penilaian kondisi pasien dan memberikan pertolongan secara cepat, tepat, sistematis, serta sesuai dengan prinsip penanganan kegawatdaruratan.
Pada fase pre-hospital, keterlambatan dalam mengenali kondisi kritis dan memberikan pertolongan awal dapat meningkatkan risiko komplikasi hingga kematian. Karena itu, tenaga kesehatan perlu memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan dalam melakukan tindakan life saving sejak awal kejadian. Kesiapan tersebut juga diperlukan di fasilitas pelayanan kesehatan maupun tempat lain yang memiliki keterbatasan sarana dan prasarana kegawatdaruratan.
Pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam menghadapi berbagai kondisi kegawatdaruratan, khususnya pada kasus trauma dan kegawatan kardiovaskular. Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pembelajaran teori sekaligus praktik untuk mendukung kemampuan memberikan respons awal dan tindakan pertolongan secara cepat, tepat, sistematis, serta sesuai dengan kompetensi dan kewenangannya.
Tujuan Pelatihan BTCLS
Pelatihan BTCLS bertujuan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kegawatdaruratan kepada perawat dan tenaga kesehatan sesuai dengan standar yang berlaku, sehingga peserta diharapkan memiliki kompetensi dan kesiapan dalam memberikan penanganan awal pada kondisi kegawatdaruratan secara cepat, tepat, sistematis, dan profesional di rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Kompetensi yang Dikembangkan dalam Pelatihan BTCLS
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
1. Melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD).
2. Menjelaskan konsep dan pelaksanaan triase pasien.
3. Melakukan penilaian dan penatalaksanaan awal (initial assessment).
4. Melakukan penatalaksanaan pasien dengan gangguan jalan napas dan pernapasan (airway and breathing).
5. Melakukan penatalaksanaan pasien akibat trauma, meliputi trauma kepala dan spinal, toraks dan abdomen, muskuloskeletal, serta luka bakar.
6. Melakukan penatalaksanaan pasien dengan gangguan sirkulasi.
7. Melakukan penatalaksanaan kegawatdaruratan kardiovaskular.
8. Melakukan evakuasi dan transportasi pasien.
Materi Pelatihan BTCLS
Materi Pelatihan BTCLS meliputi pembahasan teori dan praktik yang mendukung kemampuan peserta dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan, antara lain:
1. Membangun Komitmen Belajar (Building Learning Commitment).
2. Etik dan Aspek Legal Keperawatan Gawat Darurat.
3. Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).
4. Bantuan Hidup Dasar (BHD).
5. Triase Skenario.
6. Penilaian dan Penatalaksanaan Awal (Initial Assessment).
7. Penatalaksanaan Pasien dengan Gangguan Jalan Napas dan Pernapasan (Airway and Breathing).
8. Penatalaksanaan Pasien Akibat Trauma Kepala dan Spinal, Toraks dan Abdomen, Luka Bakar, serta Trauma Muskuloskeletal.
9. Penatalaksanaan Pasien dengan Gangguan Sirkulasi.
10. Penatalaksanaan Kegawatdaruratan Kardiovaskular.
11. Evakuasi dan Transportasi.
12. Antikorupsi.
13. Skill Station, meliputi RJP Dewasa dan Anak, Airway & Breathing Management, Triase, Resusitasi Cairan, Tim Initial Assessment, Defibrilator, EKG, Initial Assessment, Balut Bidai, dan Stabilisasi Transportasi.
Metode Pelatihan BTCLS
Pelatihan BTCLS menggunakan metode pembelajaran yang memadukan teori dan praktik agar peserta dapat memahami konsep sekaligus mengembangkan keterampilan kegawatdaruratan. Metode pembelajaran meliputi:
• Presentasi materi.
• Diskusi interaktif & studi kasus.
• Praktik keterampilan.
• Simulasi kegawatdaruratan.
• Skill station dan Evaluasi.
Narasumber Pelatihan BTCLS
Pelatihan BTCLS didukung oleh narasumber dan instruktur yang memiliki kompetensi serta pengalaman dalam bidang kegawatdaruratan dan pengembangan keterampilan tenaga kesehatan, meliputi:
1. Pusbankes 118 Persi DIY
2. Dokter Spesialis/Subspesialis
3. Perawat senior dan berpengalaman
Kriteria Peserta Pelatihan BTCLS
Pelatihan BTCLS ditujukan bagi tenaga kesehatan maupun peserta yang berkaitan dengan pelayanan kegawatdaruratan, antara lain:
1. Perawat terampil dan perawat ahli yang bekerja di rumah sakit, puskesmas, maupun klinik.
2. Bidan, tenaga kesehatan, serta profesi lain yang terkait dengan pelayanan kegawatdaruratan.
3. Mahasiswa keperawatan semester akhir.
4. Fresh graduate bidang keperawatan.
Informasi Umum Pelatihan BTCLS
Durasi dan Jumlah Peserta
Pelatihan BTCLS dilaksanakan dengan ketentuan:
• Durasi: 6 hari.
• Metode Blended: 3 hari daring dan 3 hari luring.
• Beban pembelajaran: 55 Jam Pelajaran (JPL).
• Waktu: pukul 08.00–17.00.
• Jumlah peserta: minimal 25 peserta dan maksimal 30 peserta/kelas.
Biaya dan Fasilitas Pelatihan BTCLS
A. Paket Tanpa Menginap - Rp. 5.000.000 per peserta (Lima Juta Rupiah)
Paket sudah termasuk:
• Pembelajaran teori dan skill station.
• Lunch, dan coffee break selama kegiatan
• Training kit, tas, kaos, dan dokumentasi.
• Materi BTCLS.
• Tanda pengenal peserta.
• E-Sertifikat SKP Kemenkes RI untuk masing-masing peserta.
B. Paket In House Training (IHT)
Pelatihan BTCLS juga tersedia dalam format In House Training (IHT) yang dapat diselenggarakan di instansi atau wilayah sesuai kebutuhan.
|
Wilayah/Pulau |
Biaya |
Kuota |
|
Jawa |
Rp 45.000.000 |
25 peserta/batch |
|
Sumatera & Kalimantan |
Rp 80.000.000 |
25 peserta/batch |
|
Bali & Nusa Tenggara |
Rp 75.000.000 |
25 peserta/batch |
|
Sulawesi |
Rp 78.000.000 |
25 peserta/batch |
|
Maluku & Maluku Utara |
Rp 80.000.000 |
25 peserta/batch |
|
Papua |
Rp 100.000.000 |
25 peserta/batch |
Fasilitas Paket In House Training
Biaya paket In House Training (IHT) sudah mencakup:
• Honorarium instruktur.
• Tiket pesawat PP untuk instruktur dan staf pendukung.
• Penginapan instruktur dan staf pendukung selama 3 malam untuk 3 orang.
• Transportasi lokal PP.
• Konsumsi instruktur dan staf pendukung selama masa menginap.
• Training kit dan kaos peserta.
• E-Sertifikat SKP Kemenkes RI untuk masing-masing peserta.
Fasilitas yang Disiapkan Rumah Sakit/Instansi
Untuk pelaksanaan In House Training, rumah sakit atau instansi menyiapkan:
• Tempat atau ruang pelatihan yang memadai.
• Konsumsi peserta selama kegiatan pelatihan.
Catatan: Jadwal dan lokasi pelaksanaan pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kesepakatan bersama pihak instansi.
Sertifikat SKP Kemenkes RI
Peserta yang mengikuti dan menyelesaikan seluruh rangkaian Pelatihan BTCLS akan memperoleh Sertifikat SKP Kemenkes RI sebagai bukti telah mengikuti pelatihan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
Jadwal Pelatihan BTCLS 2026
Pelatihan BTCLS tahun 2026 dilaksanakan di:
De Laxston Hotel Yogyakarta
Jl. Urip Sumoharjo No. 139 A, Yogyakarta
|
Bulan |
Batch |
Tanggal |
|
Oktober |
Batch 7 |
19–24 Oktober 2026 |
|
November |
Batch 8 |
23–28 November 2026 |
|
Desember |
Batch 9 |
14–19 Desember 2026 |
Jadwal Pelatihan BTCLS 2027
Pelatihan BTCLS tahun 2026 dilaksanakan di:
Grand Puri Saron Hotel
Jl. Sosrowijayan No. 70, Yogyakarta
|
Bulan |
Batch |
Tanggal |
|
Januari |
Batch 10 |
25–30 Januari 2027 |
|
Februari |
Batch 11 |
22–27 Februari 2027 |
|
Maret |
Batch 12 |
15–20 Maret 2027 |
|
April |
Batch 13 |
19–24 April 2027 |
|
Mei |
Batch 14 |
24–29 Mei 2027 |
|
Juni |
Batch 15 |
21–26 Juni 2027 |
|
Juli |
Batch 16 |
19–24 Juli 2027 |
|
Agustus |
Batch 17 |
23–28 Agustus 2027 |
|
September |
Batch 18 |
20–25 September 2027 |
|
Oktober |
Batch 19 |
18–23 Oktober 2027 |
|
November |
Batch 20 |
22–27 November 2027 |
|
Desember |
Batch 21 |
13–18 Desember 2027 |
Pembayaran dan Pendaftaran Pelatihan BTCLS
Transfer biaya Pelatihan BTCLS ke BNI 1529599674 a.n. CV Etaprima Karya, kemudian kirim bukti transfer melalui WhatsApp kepada admin. Pendaftaran dan Informasi: WA/Telp: 0812-2584-1026 / 0877-8440-2996.
